Analisis GBP/USD 5M
Pasangan mata uang GBP/USD juga terkoreksi pada hari Selasa, didorong oleh berita negatif baru dari Amerika Serikat. Sepanjang hari, beragam kabar muncul dari Timur Tengah dan seberang Atlantik; namun pasar hanya berfokus pada yang bernada pesimistis. Faktanya, Donald Trump membatalkan serangan terencana ke Iran yang dijadwalkan pada hari Selasa atas permintaan para pemimpin UAE, Arab Saudi, dan Qatar. Para pelaku pasar mengetahui hal ini langsung dari Trump, sehingga kondisi sebenarnya tetap belum jelas. Meski demikian, informasi mengenai negosiasi yang masih berlangsung terus masuk ke pasar. Karena itu, menurut kami, saat ini sentimen positif sebenarnya sedikit lebih dominan dibanding negatif. Sayangnya, laporan pengangguran Inggris pada hari Selasa ternyata lebih buruk dari perkiraan, yang kemungkinan ikut berkontribusi terhadap pelemahan poundsterling sepanjang hari.
Dari sudut pandang teknikal, tren turun pada timeframe per jam tidak terbantahkan. Ini bukan sekadar tren; secara praktis sudah menyerupai kejatuhan harga. Namun, kejatuhan ini kecil kemungkinan akan berlangsung lama. Bahkan pekan lalu, penurunan pasangan ini tidak selalu tampak sejalan atau sebanding dengan latar belakang berita yang masuk ke pasar valuta asing. Meski demikian, sejauh ini belum ada dasar yang kuat untuk mengharapkan berakhirnya tren turun. Untuk itu, poundsterling perlu menembus setidaknya garis penting Kijun-sen.
Pada timeframe 5 menit di hari Selasa, muncul dua sinyal trading. Selama sesi trading Asia, harga pertama kali memantul dari garis kritis, sehingga trader yang aktif pada malam hari berkesempatan membuka posisi jual. Di sesi Amerika, area di kisaran 1,3369–1,3377 tersentuh dan kembali terjadi pantulan. Dengan demikian, posisi jual dapat ditutup dan posisi beli bisa dibuka.
Analisis GBP/USD 4H
Pada timeframe 4 jam, pound sterling juga berada dalam tren turun setelah penembusan struktur naik minggu lalu. Harga secara harfiah sudah turun 300 pip, dengan garis CHoCH saat ini berada di 1,3653, tetapi level ini mungkin akan disesuaikan lebih rendah sedini hari Rabu. Selama penurunan minggu lalu, beberapa bearish FVG dapat diidentifikasi, namun kita hanya berfokus pada yang paling terbaru. Pada hari Selasa, harga sepenuhnya mengisi pola ini dan bahkan memberikan reaksi. Namun, reaksi tersebut jauh lebih lemah dibandingkan pola serupa pada mata uang euro.
Penurunan kuotasi dapat berlanjut pada hari Rabu, tetapi hal ini memerlukan penembusan area support pada timeframe 1 jam. Sebuah "bullish" FVG telah terbentuk di area 1,3318–1,3345, yang juga dapat memicu reaksi harga.
Analisis GBP/USD 1H
Pada time frame per jam, pasangan GBP/USD hanya bergerak dalam satu arah—turun—selama sepekan terakhir. Latar belakang makroekonomi dan fundamental nyaris tidak terpengaruh oleh pergerakan pasangan ini, sementara faktor geopolitik kembali menarik pound Inggris menuju level "bawah". Namun, kami tidak berpendapat bahwa tanpa eskalasi nyata di Timur Tengah, dolar akan terus menguat. Pada hari Senin, kabar positif dari Gedung Putih langsung mendorong pelemahan dolar sekitar 100 pip.
Untuk 20 Mei, kami menyoroti level-level kunci berikut: 1,3096-1,3115, 1,3179-1,3187, 1,3369-1,3377, 1,3465-1,3480, 1,3588, 1,3671-1,3681, 1,3751-1,3763. Garis Senkou Span B (1,3569) dan garis Kijun-sen (1,3414) juga dapat berfungsi sebagai sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan Stop Loss ke breakeven setelah harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.
Pada hari Rabu, Inggris dijadwalkan akan merilis laporan inflasi bulan April, yang akan menjadi faktor krusial bagi kebijakan moneter Bank of England pada pertemuan berikutnya. Di AS, notulen resmi FOMC akan dipublikasikan.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat membuka posisi jual dengan target 1,3179-1,3187 setelah terjadi konsolidasi di bawah area 1,3369-1,3377. Posisi beli dapat dibuka jika terjadi pantulan dari area 1,3369-1,3377 dengan target 1,3465-1,3480. Pada time frame 4 jam, sinyal jual diperkirakan terbentuk di bearish FVG pada 1,3405-1,3432.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Level harga support dan resistance – garis merah tebal tempat pergerakan berpotensi berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dipindahkan dari time frame 4 jam ke time frame per jam. Ini adalah garis-garis yang kuat.
- Level ekstremum – garis merah tipis tempat harga sebelumnya memantul. Level ini berfungsi sebagai sumber sinyal trading.
- Garis kuning – trendline, saluran tren, dan pola teknikal lain apa pun.
- CHOCH – perubahan struktur tren.
- Liquidity – Stop Loss, pending order yang digunakan oleh market maker untuk membangun posisi mereka.
- FVG – Fair Value Gap. Harga bergerak sangat cepat melewati area-area ini, menunjukkan ketiadaan total salah satu sisi di pasar. Selanjutnya, harga cenderung kembali dan merespons area-area tersebut sebagai kelanjutan tren utama.
- IFVG – Inverted Fair Value Gap. Setelah kembali ke area seperti ini, harga tidak bereaksi; area tersebut ditembus secara impulsif dan kemudian diuji dari sisi sebaliknya.
- OB – Order Block. Candlestick tempat market maker membuka posisi dengan tujuan mengumpulkan likuiditas untuk membentuk posisi pada arah yang berlawanan.