Analisis EUR/USD 5M
Pasangan mata uang EUR/USD menguat tajam pada hari Senin, menutup hari di kisaran 1,1907–1,1922. Upaya untuk menembus area ini dan garis Senkou Span B gagal pada percobaan pertama, namun secara keseluruhan euro memulai pekan ini dengan kuat. Perlu dicatat bahwa tidak ada alasan lokal yang jelas untuk penguatan euro pada hari Senin. Dari sisi peristiwa penting, hanya pidato Christine Lagarde yang layak disebut, dan itu pun nyaris tidak memberikan dampak pada pasar. Memang tidak ada banyak hal penting yang bisa ia sampaikan, karena rapat European Central Bank terakhir baru saja digelar Kamis sebelumnya, dan semua informasi yang diperlukan sudah disampaikan ke pasar oleh Presiden ECB.
Dengan demikian, penguatan mata uang bersama Eropa ini murni terjadi karena antusiasme pasar. Namun, antusiasme seperti apa yang muncul ketika tren naik pada pasangan ini sudah berlangsung lebih dari setahun? Euro menghabiskan total 7 bulan dalam kondisi sideways sebelum akhirnya keluar dari saluran menyamping tersebut. Saat ini tren naik global telah berlanjut kembali. Oleh karena itu, euro memang layak diperkirakan akan terus bergerak naik selama tren bullish ini bertahan. Artinya, pada hari Senin tidak dibutuhkan dukungan berita lokal apa pun.
Pada timeframe 5 menit, sinyal beli pertama muncul kemarin saat pembukaan sesi trading Eropa. Harga menembus area 1,1821–1,1837, yang membuka peluang bagi para trader untuk mengambil posisi long. Pada awal sesi trading Amerika, garis Senkou Span B ditembus, dan beberapa jam kemudian area 1,1907–1,1922 tercapai. Di sekitar area inilah para trader bisa merealisasikan keuntungan dari posisi long mereka.
Laporan COT
Laporan COT terbaru bertanggal 3 Februari. Pada ilustrasi time frame mingguan, tampak jelas bahwa posisi bersih para trader non-komersial masih bersifat "bullish." Sejak Trump menjabat sebagai presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, dolar terus melemah. Kita tidak bisa mengatakan dengan kepastian 100% bahwa pelemahan mata uang AS akan berlanjut, tetapi perkembangan situasi global saat ini mengisyaratkan kemungkinan tersebut.
Kita masih belum melihat faktor fundamental yang dapat memperkuat mata uang Eropa, namun terdapat cukup banyak faktor yang menekan dolar AS. Tren turun global masih bertahan, tetapi seberapa relevan hal itu sekarang jika kita melihat pergerakan harga selama 18 tahun terakhir? Dalam tiga tahun terakhir, sebuah tren naik baru tengah terbentuk, dan penembusan garis tren turun global sudah terjadi. Dengan demikian, jalan menuju kenaikan lebih lanjut tetap terbuka.
Posisi garis merah dan biru pada indikator terus menunjukkan terjaganya tren "bullish." Selama pekan pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok "Non-commercial" bertambah 11.900, sementara jumlah posisi short berkurang 19.300. Akibatnya, posisi bersih kembali meningkat sebesar 31.200 kontrak dalam sepekan.
Analisis EUR/USD 1H
Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD tetap membentuk tren naik meskipun telah menembus garis tren dan mengalami koreksi. Pasangan ini secara resmi telah keluar dari saluran sideways 1,1400–1,1830, di mana ia bertahan selama tujuh bulan, sehingga tren naik secara resmi berlanjut. Untuk pemulihan teknikal tren naik, saat ini diperlukan konsolidasi harga di atas garis Senkou Span B.
Untuk 10 Februari, kami menyoroti level-level berikut untuk aktivitas trading: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1604–1,1615, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1830–1,1837, 1,1907–1,1922, 1,1971–1,1988, 1,2051, 1,2095, serta garis Senkou Span B (1,1927) dan garis Kijun-sen (1,1843). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, dan hal ini harus diperhitungkan ketika menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memasang order stop-loss pada breakeven jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Selasa, tidak ada peristiwa penting yang dijadwalkan di Zona Euro. Di AS, akan dirilis laporan penjualan ritel yang cukup menarik, bersama dengan laporan sekunder ADP mingguan. Kami berpendapat bahwa jika garis Senkou Span B ditembus, pergerakan ke utara akan tetap berlanjut terlepas dari data tersebut.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Selasa, trader dapat melakukan transaksi dari area 1,1907–1,1922. Posisi buy baru menjadi relevan jika harga terkonsolidasi di atas area ini dan di atas garis Senkou Span B, dengan target 1,1971–1,1988. Posisi sell dapat dipertimbangkan jika terjadi pantulan dari area 1,1907–1,1927 dengan target 1,1843.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Level Support dan Resistance: Garis merah tebal tempat pergerakan harga dapat berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B: Garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini bersifat kuat.
- Level Ekstrem: Garis merah tipis tempat harga sebelumnya memantul. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis Kuning: Garis tren, saluran tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada Grafik COT: Besaran posisi bersih untuk setiap kategori pelaku pasar.